Friday 9 May 2014

Menikmati Malam


Entah kapan saya memulainya, tapi yang jelas ada kesenangan tersendiri ketika malam itu tiba. Sinar matahari yang menyilaukan mulai redup, dan memudar merah jingga. Orang menyebutnya dengan senja.

Jujur, saya kurang menyukai siang hari. Orang berlalu lalang di jalan, sibuk dengan urusan masing-masing, seperti tidak mau kalah dengan berbagai macam kendaraan yang juga silih berganti menghiasi badan jalan. Terlihat seperti saling berdesakan.

Bagi sebagian besar orang, menjalankan rutinitas di siang hari dan beristirahat di malam hari adalah sebuah hal yang biasa. Sehingga bisa disebut sebagai sebuah kewajaran, tapi tidak dengan saya. Justru saya lebih menikmati rutinitas saya di malam hari. Bukan berarti saya tidak beraktifitas di siang hari, saya lebih menikmati waktu saya di malam hari. Iya, lebih menikmati waktu di malam hari.

Orang bilang saya aneh, dan saya baru menyadarinya. Menyadari bahwa saya ini memang (sedikit) aneh. Entah kapan memulainya, saya menjadi suka berjalan sendirian menyusuri jalan, di tengah malam atau bahkan dini hari hanya untuk melihat langit di atas, merasakan suasana malam dan juga melihat sedikit hiruk pikuk manusia di tengah malam. Waktu yang bagi sebagian besar orang digunakan untuk mengistirahatkan tubuh, setelah menjalani aktifitas seharian.

Kadang saya mengendarai motor hanya untuk berkeliling melihat keidupan malam di Malang. Banyak hal yang saya jumpai, mulai tukang nasi goreng yang merapikan gerobak dan bergegas pulang, beberapa anak jalanan yang mulai menggelar kardus temuannya di emperan pertokoan, atau beberapa petugas kebersihan jalan yang mulai mendatangi satu per satu tempat sampah di penghujung malam. Belum lagi tempat hiburan malam yang memang sesuai namanya, menggelar berbagai hiburan di saat malam.

Meski tidak sering, tapi ritual semacam itu sering saya lakukan. Dan ketika pagi menjelang, saya baru bisa memejamkan mata. Seperti binatang nokturnal, yang menjalani sebagian besar hidup di malam hari. Bedanya saya bukan menjalani hidup, tapi menikmati setiap malam saya. Mungkin karena itulah saya susah bangun pagi. Iya, karena saya memulai tidur juga sudah pagi. Hehehe..

Jika siang hari sudah diisi dengan penuh hiruk pikuk kehidupan, lantas.. apakah rela jika malam hanya diisi dengan keheningan dan kesunyian?

Saya justru salah seorang yang menikmatinya. Iya, menikmati malam..


No comments: